Mengenalmu.



Mengapa cinta membuatku mencintaimu, ketika pada saat yang sama kau mencintai orang yang bukan aku?

Harus beginikah akhir yang aku dapat setelah jatuh hati padamu ? kau datang lalu menyapa dan seperti aku tidak diberi waktu oleh tuhan , tiba – tiba kau menghilang begitu saja seperti terbawa angin malam.
Aku mulai menyerah pada takdirku , aku menyerah pada hati dan aku menyerah pada logika yang ada lalu semakin lama aku menyerah pada diriku sendiri semua yang ada dalam diriku sendiri.aku menyerah bukan karena luka yang kau buat biarlah luka itu sembuh dengan sendirinya , terserah tentang luka yang kau semai , sumgguh aku tidak begitu peduli karena terluka adalah hal manusiawi apalagi jika sudah mengenai cinta. Aku mengerti , aku hanyalah persinggahan sementaramu tanpa rasa terimakasih dan bersalah kau menghilang begitu saja selalu begitu kau bersinggah lalu pergi.
Kesalahanku , aku terlalu mudah jatuh hati pada seseorang , aku tidak bisa membedakan mana cinta dan mana yang bukan . aku belum terlalu pintar untuk menilai lelaki bahkan aku tidak terlalu pintar saat mengatasi perasaanku yang makin membuncah seperti air yang makin hari makin penuh semakin hari juga aku selalu menuang dan tidak tahu cara untuk berhenti .  tahukah kamu ? saat seseorang terluka bukan perkara gampang untuk mengobatinya.  Pertama luka itu akan mengeluarkan darah yang banyak setelah itu terasa sangat amat perih saat terasa tidak perih kita berpikir darah itu sudah tidak ada ternyata darah itu masih ada walau berkurang selanjutnya jika disentuh ternyata masih terasa nyeri lalu darah itu menjadi kering jika dikupas darah itu ternyata akan muncul lagi setelah luka itu makin mongering rasa sakit itu akan hilang tapi tahukah kamu ? luka itu tetap berbekas dan tidak hilang seakan mendakan “aku pernah terluka” siapa orang yang melukaiku? Hanya aku yang tahu.
Aku pernah mendengar jika kamu jatuh cinta jangan hanya ingin siap bahagia tetapi juga siap untuk terluka . aku mengerti ternyata bahagia belum saatnya untuk datang karena sekarang aku sedang merasakan luka , jika ingin mendapatkan pelangi memang harus merasakan hujan dahulu bukan?
Kamu tahu ? saat pertama kali kita bertemu aku merasa kamu akan selalu membuatku tersenyum entah karena kehadiranmu atau perasaanmu padaku , tapi aku hanya manusia yang kadang dibutakan oleh perasaan senang , ternyata sejak saat itu ssat dimana aku memberikan hatiku hingga sampai saat ini , saat – saat kamu menghilang , saat –saat kamu meninggalkanku dan berlari kepelukan orang lain kamu tetap membuatku selalu menangis .
Aku pikir kamu adalah langit yang cerah ternyata kamu adalah langit yang mendung , aku pikir kamu adalah pelangi ternyata kamu hanyalah bayangan dari sang pelangi , dan yang terburuk aku pikir kamu adalah mimpi indah ternyata kamu adalah mimpi yang amat buruk. Kamu tahu kenapa? Bukan karena aku tidak pantas untuk kamu atau karena hatimu sulit untuk kugapai tapi karena disini hanya aku yang berjuang sedangkan kamu tidak melakukan apapun.

Komentar